
Lamongan|Lensaanalisa.Com,- Bhabinkamtibmas Polsek Karanggeneng, Aipda Zaenuri, bersama anggota lainnya melaksanakan pemasangan spanduk himbauan yang berisi larangan mandi di Sungai Bengawan Solo, khususnya di wilayah Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, ketika cuaca buruk dan hujan.
Tindakan preventif ini dilakukan pada hari Minggu (3/4/2025) sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan warga, terutama anak-anak, yang sering bermain dan mandi di sungai tersebut.

Kapolsek Karanggeneng, Iptu Sofian Ali, S.H., melalui Aipda Zaenuri, menjelaskan bahwa pemasangan spanduk himbauan ini bertujuan untuk memberikan peringatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak mandi di sungai saat hujan deras atau cuaca buruk.
Hal ini dikarenakan arus sungai yang deras dan meningkatnya volume air dapat membahayakan keselamatan, bahkan telah mengakibatkan beberapa kasus korban hanyut.
Aipda Zaenuri dan masyarakat setempat merasa prihatin atas kejadian-kejadian tersebut dan berharap dengan adanya spanduk himbauan ini dapat mencegah terjadinya korban jiwa di masa mendatang.
Beliau mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam, terutama terhadap anak-anak yang menjadi korban, dan menekankan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan dari orang tua.
Aipda Zaenuri menambahkan bahwa himbauan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan anak-anak. Ia juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, terutama saat bermain di dekat sungai.
Pengawasan yang ketat dari orang tua sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan. Aipda Zaenuri menegaskan bahwa mencegah terjadinya musibah jauh lebih baik daripada menyesal di kemudian hari.
Beliau menekankan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam menjaga keselamatan anak-anak, dan tidak boleh hanya mengandalkan pihak kepolisian atau aparat desa saja.
Lebih lanjut, Aipda Zaenuri menjelaskan bahwa Sungai Bengawan Solo memiliki karakteristik yang cukup berbahaya, terutama saat musim hujan.
Debit air yang tinggi dan arus yang deras dapat dengan mudah menghanyutkan siapa pun yang berada di sungai.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mematuhi himbauan yang telah diberikan dan tidak menganggap remeh potensi bahaya yang ada.
Pemasangan spanduk himbauan ini merupakan salah satu upaya Polsek Karanggeneng dalam mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di sekitar sungai.
Aipda Zaenuri berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
Masa depan anak-anak adalah harapan bangsa, dan menjaga keselamatan mereka adalah tanggung jawab bersama.
Aipda Zaenuri menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali komitmen Polri dalam melindungi dan mengayomi masyarakat, khususnya anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa.
Editor : Nur
Published. : Red