
Lamongan|Lensaanalisa.Com,-
Kapolsek Turi, AKP Suroto, S.H.,M.H., beserta anggota Polsek Turi melaksanakan kegiatan sambang warga dan monitoring program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yang sebelumnya dikenal sebagai Pekarangan Bergizi (P2B), serta menyampaikan himbauan Kamtibmas di awal bulan April 2025.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 02 April 2025, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Lokasi kegiatan sambang dan monitoring ini tersebar di beberapa dusun di wilayah Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyasar warga yang aktif dalam program P2L.
Dalam kegiatan sambangnya, AKP Suroto, S.H.,M.H., tidak hanya bersilaturahmi dan membangun keakraban dengan warga binaan, tetapi juga secara langsung memantau dan mengevaluasi pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif.

Hal ini merupakan wujud nyata dukungan Polsek Turi terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga dan desa.
Beliau berdialog langsung dengan warga, menanyakan kendala dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola pekarangan, serta memberikan motivasi dan solusi untuk optimalisasi pemanfaatan lahan.
Pekarangan milik warga tampak dimanfaatkan dengan baik dan tertata rapi untuk menanam berbagai jenis sayuran, seperti cabai, tomat, terong, kangkung, bayam, dan berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe, kunyit, dan kencur.
Beberapa warga juga terlihat mengembangkan budidaya ikan lele dan nila di pekarangan mereka, mengintegrasikan program P2L dengan budidaya ikan untuk meningkatkan gizi keluarga.
Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan program pemerintah yang berkelanjutan dan terintegrasi untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga dan desa.
Program ini menekankan pada pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman produktif, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga sehari-hari, bahkan berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga melalui penjualan hasil panen.
P2L juga mendorong diversifikasi pangan dengan menanam berbagai jenis tanaman, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas pangan saja.
Selain itu, program ini juga mengajarkan masyarakat tentang pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah, seperti membuat sambal, acar, dan berbagai olahan lainnya.
Kehadiran Kapolsek Turi beserta anggota dalam monitoring program P2L ini menunjukkan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara Polri, khususnya Polsek Turi, dan masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah.
Partisipasi aktif masyarakat dalam program ketahanan pangan ini dinilai sangat penting untuk mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.
Kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Turi merupakan bukti nyata bahwa Polri, melalui Bhabinkamtibmas, turut serta berperan aktif dalam membangun ketahanan pangan di tingkat desa, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pemerintah yang bertujuanuntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
AKP Suroto juga menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada warga untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta menjaga kerukunan antar warga.
Editor : Nur
Published : Red